Rabu, 07 Mei 2014

About



Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun keempat. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2013, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.
Di tahun 2014 sebanyak 700 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.
Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu, klik kolom PENDAFTARAN pada web ini!
Pendaftaran periode 1 : 7 Februari – 30 Juni 2014
Pengumuman                : 10 Juli 2014

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 31 Desember 2014
Pengumuman                : 12 Januari 2015

PERIODE
JUMLAH PENERIMA BEASISWA
@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode 1
50 orang
50 orang
250 orang
Periode 2
50 orang
50 orang
250 orang

Minggu, 04 Agustus 2013

artikelQu



Menjadikan pribadi lebih baik lewat Ibadah Puasa
Oleh : Uswatun Hasanah

Puasa ini merupakan suatu ibadah yang istimewa. Karena puasa merupakan satu-satunya amalan yang dikhususkan untuk Allah. Berbeda dengan amalan-amalan lain pada umumnya yang dibutuhkan untuk dirinya sendiri. Keistimewaan lain bahwa pada bulan Ramadan itu bulan diturunkannya kitab suci Al-quar’an. Kitab yang dijadikan pedoman hidup bagi umat islam. Dan yang tak kalah pentingnya, bulan ini dijadikan momen untuk mendidik dan menahan hawa nafsu dari berbagai macam godaan yang datang. Sehingga mudah untuk menjalankan ibadah dan meninggalkan larangan-Nya.
Bulan yang datang setahun sekali ini benar-benar agung dan penuh berkah. Bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Tiap-tiap sesuatu ada pembersihnya. Pembersih hati adalah dzikir begitu juga dengan pembersih jasad adalah puasa. Dengan berpuasa tubuh kita menjadi sehat karena tidak terus-menerus kita isi dengan berbagai makanan yang dapat menimbulkan sarang penyakit di tubuh kita.
Dari sekian banyak makhluk Allah, ternyata puasa tidak hanya berlaku pada manusia saja. Bagi makhluk Allah lainnya, seperti  tumbuh-tumbuhan dan hewan juga ikut serta dalam menjalankan ibadah yang satu ini. Tumbuh-tumbuhan terutama yang berbiji belah (dikotil) ada puasanya. Daun dimana tidak saja berfungsi untuk menahan penguapan, menampung cahaya, menyerap udara, tetapi juga berfungsi melakukan pencernaran serta mengatur makanan. Sesudah musim luruh terjadi, tumbuh-tumbuhan mengalami musim berdaun kembali, kemudian disusul dengan  musim bunga dan berbuah. Sedangkan bagi kumpulan hewan yang paling mudah dikenali ialah jenis burung. Misalnya ayam, ia berpuasa selama mengerami telurnya. Dan biasanya ayam yang sedang mengeram, makannya sangat sedikit dan tidak berlebihan. Jika berlebihan pasti akan mendinginkan perutnya, akibatnya gagal menetaskan telurnya.
            Bulan puasa menjadi wadah dimana kita meningkatkan amal ibadah kita, membenahi diri kita, dan mengajak kita untuk selalu berbuat kebajikan. Guna membersihkan hati dan menyandang orang yang sempurna ibadah puasanya. Hal yang paling dominan yang patut terlihat adalah keberadaaan Akhlakul Karimah kita. Akhlak merupakan sesuatu yang urgen untuk kita perhatikan lebih jauh. Sebabnya banyak orang tidak menyadari akhlaknya ketika sedang berpuasa, seenaknya dalam bertindak dan berbicara kepada orang lain.
Dalam bingkai agama islam, para ulama mendefinisikan akhlak/moral adalah “suatu sifat yang tertanam dalam diri dengan kuat yang melahirkan perbuatan-perbuatan dengan mudah, tanpa diawali berpikir panjang, merenung, dan memaksakan diri”. Bercermin dari akhlak rasul yang agung dan mulia terpancar pada diri sahabatnya, karena rasul itu sebagai  Uswatun Hasanah, yaitu suri tauladan yang baik. Siapapun kita, dan darimanapun asal kita jika kita memang memiliki akhlak pasti akan dihormati dan dihargai orang lain. Maka kita dianjurkan untuk selalu beramal kebajikan secara konsisten dan terus menerus, pada akhirnya kita mampu mengilhami pancaran cahaya dari dalam diri pribadi kita kepada orang-orang disekeliling kita. Sehingga menjadi pendorong terciptanya perubahan kearah yang lebih baik.
Puasa itu menetralisirkan kesehatan tubuh kita, terutama perut. Yang selama ini kita isi terus memerus setiap harinya, maka guna puasa memberikan kebaikan pada perut kita. Puasa juga menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama, dan intinya segala perbuatan yang bernilai ibadah dilakukan dengan ikhlas untuk menuju hari yang fitri, yaitu kembali suci dengan saling mema’afkan satu sama lain.
Selain itu Puasa juga menumbuhkan sifat amanah kita kepada Allah, ketika berpuasa tidak ada yang mengawasi agar terhindar dari hal-hal yang dilarang, kecuali Allah Ta’ala. Oleh karena itu jangan pernah sia-siakan kehadiran bulan ramadhan ini, bulan yang penuh ampunan. Bersyukur kepada Allah bagi siapa yang masih diberi kesempatan menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan tahun ini, karena itu pertanda Tuhan masih menginginkan kita menjadi pribadi yang lebih baik lewat ibadah di bulan Ramadhan.
                                                                               
Penulis adalah mahasiswa Fkip UMSU,
dan bergiat diPers Kampus “Teropong”.

BELAJAR DAN TERUS BELAJAR




HIDUP ITU BELAJAR DAN TERUS BELAJAR, BELAJAR DAN TERUS BELAJAR

Belajar bersyukur meski tak cukup
Belajar ikhlas meski tak rela
Belajar memahami meski tak sehati
Belajar sabar meski terbebani
Belajar setia meski tergoda
Belajar memberi meski tak seberapa
Belajar mengasihi meski disakiti
Belajar tenang meski gelisah
Belajar percaya meski susah dan dikhianati

perlu diketahui !!!!


KUNCI – KUNCI KEBAHAGIAAN
JIKA
LAKUKAN
INGIN SEHAT
SIYAM !
INGIN WAJAH BERSINAR
QIYAMUL LAIL!
INGIN BAHAGIA
SHALAT DIAWAL WAKTU !
NAFSU MENGGELEGAK
WUDHU DAN ISTIGHFAR !
GELISAH GUNDAH TANPA SEBAB
PERBANYAK DO’A DAN OLAHRAGA !
HILANGKAN TEKANAN,ANCAMAN HIDUP YANG BERAT
PERBANYAK MEMBACA :LA HUALA WALA QUWWATA ILLA BILLAH

INGIN HIDUP BERKAH DALAM LIMPAHAN RAHMAT
PASTIKAN REZEKI YANG HALAL, PERBANYAK SHALAWAT NABI
INGIN KEKAYAAN HARTA
BANYAK-BANYAK SEDEKAH !!
INGIN KEBAIKAN TANPA LELAH
BAGIKAN PESAN SEDERHANA INI KE TEMAN-TEMAN !


Kamis, 28 Juni 2012


Inspirasi Terbesarku

"Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." (Imam Al-Ghazali)

"Menulis adalah ibadah dan proses pencerahan seumur hidup."(Helvy Tiana Rosa)

“Buka bukan hanya mata dan telingamu, tetapi semua panca indera, dan aktifkan hatimu ketika satu peristiwa, adegan, kalimat menyapa dirimu. bangun Imajinasimu dan tuangkan tanpa menunggu hari esok!” (Asma Nadia)

"Salah satu berkah menulis, menurut teman-teman sesama penulis, adalah kemudahan untuk berjalan di bumiNya. Mengunjungi tempat-tempat yang tidak terbayangkan, bahkan ragu untuk diimpikan."(Asma Nadia)

"Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri." (J.K. Rowling)

"Belajar membaca dan menulis itu fundamental dan susah. Namun sesungguhnya lebih susah lagi belajar membaca dan menulis secara benar."(Ortega Y. Gassett)
"Menulis adalah perjuangan tiada henti antara seseorang dengan halaman kosong."(Akmal Nasery Basral)

"Lebih banyak orang mempunyai bakat daripada disiplin. Itu sebabnya disiplin dibayar lebih tinggi."(Mike Price)

"Karya kamu akan dibaca masyarakat luas, mulailah berjiwa besar dengan menerima input dari editor."(Andrei Aksana)

"Saya harap anda dapat kepuasan saat membaca tulisan ini, sebagaimana saya puas saat menuliskannya."(Francis Quarles)